ada seorang teman yang sangat bangga dengan karunia allah
dia berkata pada ku
( buat apa iner beauty? emank kamu di jalanan di liat orang pake hati, bukan pake mata ?)
sekilas mungkin perkataan teman saya ini benar, laki-laki akan lebih tertarik dengan wanita cantik ketimbang wanita baik,
jadi apa, baik saja itu tak penting?
tanggapan dia pada sebuah kecantikan wanita mengiatkan aku pada sebuah kisah,
Ada salah satu pengusaha bisnis properti terkaya di Amerika, pada suatu hari mendapatkan email dari seorang wanita cantik, email itu berisikan sebuah tawaran untuk pengsaha tersebut,
wanita :
siang pak
saya adalah salah satu wanita tercantik di negara ini, saya memiliki banyak pengemar pria yang setiap bulannya memberikan saya uang sebesar 5 Miliar untuk memenuhi kebutuhan saya, karna saya cantik, saya menawarkan diri saya agar anda dapat memperistri saya karna menurut saya andalah laki-laki yang cocok bersanding dengan saya.
pria:
iya terima kasih atas tawarannya
dari perhitungan yang telah saya analisis, terlihat bahwa kurva bisnis perusahaan saya dari tahun ke tahun semakin menanjak ke atas dan ini adalah variabel yang bagus untuk sebuah kemajuan bagi perusahaan saya.
dan perhitungan analisis kurva kecantikan anda dari tahun ke tahun akan semakin menurun jadi untuk penawaran anda cukup saya hargai dengan lima sampai dua hari sebagai teman kencan saya, kalau anda berminat silahkan hubungi ke kantor saya untuk pengajuan harga.
dari kisah tersebut mungkin sebuah kecantikan rupa penting tapi tak akan abadi. kenapa harus terlalu bangga dengan sebuah titipan yang mungkin tuhan saja dapat mengambilnya sewaktu-waktu dan tak perlu menunggu lama sampai dirimu menua