teringat betapa besar perjuangan orang tua membesarkan kita, mulai dari lahir, tumbuh besar dan sampai saat ini, aku teringat pernah bertemu dengan seorang bapak penjual gulali depan SD waktu aku sedang menunggu adik sepupuku pulang sekolah, kebetulan saat itu aku baru saya membeli sebuah ricecooker untuk hadiah salah satu teman di kampus yang akan menikah esok hari. dengan sepeda tuanya bapak itu dengan sabar duduk di trotoar jalan dpn sekolah menunggu para anak-anak pulang sekolah dengan berharap mereka akan membeli gulali miliknya. tiba-tiba bapak itu bertanya kepadaku berapakah harga ricecooker yg ku bawa, aku pun menjawab harganya tak lebih dari 200ribu. bapak itu pun terdiam sambil berpikir, inisiatif aku pun bertanya kepada bapak itu, dia mulai menceritaan tentang kisahnya yang membuatku tersadar betapa besar perjuangan seorang ayah, menjadi tulang punggung keluarga. apapun akan di kalukan demi anak istrinya selagi itu baik dan halal.
dia rela merantau jauh dari anak istrinya dan tinggal sendiri di sebuah kosan kecil. kadang berpindah dari satu kota ke kota lain. sempat dia merasa sedih saat merasa jauh dari keluarga. dulu sebelum berjualan gulali dia sempat bekerja di perusahaan namun di PHK, menjadi supir, buruh lepas, bahkan menjadi TKI di luar negri. semua di lakukan demi menafkahi seorang istri dan 3 anaknya di kampung. pernah waktu bekerja di luar negri menjadi TKI di perkebunan kelapa sawit dia mengalami masalah dengan majikannya gaji tak di bayar, kerja rodi dan membuatnya harus melarikan diri dan sempat di tangkap polisi malaysia karna di anggap imigran gelap dia pun tak punya uang sepeserpun untuk dapat menebus dirinya di kantor polisi.
untung lah semua itu telah berlalu, dan dia sekarang memilih berjualan gulali dari sekolah-sekolah atau pun neyusuri rumah-rumah walau pun di pandang sebelah mata tapi asalkan halal pasti allah akan meridhoi kita, allah telah menyiapkan rejeki umatnya masing-masing :)
salut dengan perjuangan ayah telah membesarkan ku sampai sekarang, selalu memberi yang terbaik bagi ku







